Menentukan Parameter Kalibrasi yang Tepat, Begini Caranya

parameter kalibrasi

Parameter kalibrasi adalah nilai yang disimpan dalam memori global yang dibaca oleh algoritma untuk digunakan dalam perhitungan tetapi tidak ditulis. Parameter kalibrasi dapat disetel karena Anda dapat mengubah nilai yang disimpan selama eksekusi algoritma. Mungkin itu adalah pengertian yang sangat susah untuk menjelaskan tentang parameter kalibrasi. Selengkapnya mengenai nilai dalam kalibrasi ada di bawah ini.

Baca juga: Penjelasan Nilai Kalibrasi, Jenis dan Cara Menentukannya

Bisa diartikan, jika memang Anda ingin mendapatkan kalibrasi alat ukur apapun itu memang penting sekali untuk Anda bisa menentukan parameter kalibrasi dengan benar. Bagaimana caranya? Mari kita simak di artikel berikut ini!

Penjelasan Parameter Kalibrasi

Parameter kalibrasi adalah ukuran atau karakteristik yang diukur atau dipantau dalam proses kalibrasi untuk memastikan bahwa alat ukur atau instrumen menghasilkan hasil pengukuran yang akurat dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Parameter kalibrasi dapat berbeda-beda tergantung pada jenis instrumen dan aplikasinya.

Pada dasarnya, parameter ini memang bisa merupakan hal yang sangat wajar dalam dunia metrology. 

Beberapa hal yang sangat umum dari contoh parameter kalibrasi adalah sebagai berikut:

  1. Akurasi: kemampuan alat ukur untuk menghasilkan hasil pengukuran yang sesuai dengan nilai yang sebenarnya.
  2. Resolusi: kemampuan alat ukur untuk membedakan atau mengukur perbedaan kecil dalam nilai pengukuran.
  3. Stabilitas: kemampuan alat ukur untuk menghasilkan hasil pengukuran yang konsisten dan tidak berubah seiring waktu.
  4. Sensitivitas: kemampuan alat ukur untuk mendeteksi perubahan kecil dalam kondisi yang diukur.
  5. Linearitas: kemampuan alat ukur untuk memberikan hasil pengukuran yang linear dan proporsional terhadap kondisi yang diukur.
  6. Repeatabilitas: kemampuan alat ukur untuk menghasilkan hasil pengukuran yang sama dengan kondisi yang sama ketika diukur beberapa kali.
  7. Reproduktibilitas: kemampuan alat ukur untuk menghasilkan hasil pengukuran yang sama ketika diukur oleh orang yang berbeda dengan menggunakan teknik dan kondisi yang sama.

Cara Mengatur Ulang Parameter Kalibrasi

Bisa dikatakan untuk bisa menentukan atau mengatur ulang parameter kalibrasi ini adalah dengan cara mengidentifikasi permasalahan pada alat ukur sebelum melakukan kalibrasi. Dengan cara tersebut, dapat dievaluasi kinerja alat ukur sejauh mana sehingga didapat hasil yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Hal ini penting agar parameter kalibrasi dapat disesuaikan dan diatur ulang sesuai dengan kondisi aktual dari alat ukur yang akan dikalibrasi.

Dalam melakukan kalibrasi, perlu diperhatikan bahwa setiap instrumen alat ukur memiliki karakteristik yang unik sehingga perlu dilakukan kalibrasi secara khusus untuk setiap alat ukur. Dengan demikian, parameter kalibrasi harus disesuaikan dengan instrumen alat ukur yang digunakan untuk memastikan akurasi dan konsistensi hasil pengukuran yang dihasilkan oleh alat ukur tersebut.

Bagaimana Cara Menentukan Parameter Kalibrasi?

Memangnya bagaimana cara untuk bisa menentukan parameter kalibrasi dari suatu pengukuran alat ukur? Untuk memastikan kebenaran hasil uji kalibrasi pada alat ukur yang akan dikalibrasi, diperlukan suatu parameter yang membandingkan nilai hasil uji dengan kondisi yang diharapkan pada alat ukur yang dikalibrasi. 

Parameter kalibrasi ini sangat penting untuk menemukan penyimpangan atau ketidakpastian kalibrasi pada alat ukur yang akan dikalibrasi melalui analisis data pengukuran dari serangkaian proses. Selain itu, penentuan nilai ketidakpastian juga penting dalam proses kalibrasi alat ukur, yang dapat dipelajari lebih lanjut dalam artikel mengenai ketidakpastian kalibrasi. 

Penentuan nilai ketidakpastian dan kesalahan dalam kalibrasi alat ukur harus dipersiapkan secara teliti dan berurutan dalam prosedur kalibrasi.

Kesimpulan

Itulah tadi pembahasan tentang parameter kalibrasi dan cara menentukannya dengan benar. Begitu sulitnya penentuan parameter ini memang sangat wajar karena tidak semua orang bisa memahaminya. Maka dari itu, penentuan ini dilakukan di laboratorium kalibrasi yang terakreditasi.