Ruang Lingkup Kalibrasi Fotometri, Contoh dan Bidang Pekerjaan

ruang lingkup kalibrasi fotometri

Ada sangat banyak alat ukur yang bisa dikategorikan dengan berbagai ruang lingkup, salah satunya adalah fotometri. Dalam ruang lingkup alat ukur fotometri memang alat ukur atau instrumennya masih sangat awam bagi Anda. Tapi, bukan berarti alat ukur yang ada di ruang lingkup fotometri ini tidak harus dilakukan kalibrasi, tentu saja harus dilakukan kalibrasi mengingat banyak alat ukur fotometri digunakan dalam mengukur cahaya dan sifat-sifatnya, seperti intensitas atau warna.

Apakah Anda tahu sebenarnya apa saja contoh dari alat ukur yang ada di ruang lingkup fotometri? Dan penerapannya bagaimana di bidang pekerjaan? Mari kita cari tahu di artikel ini!

Simak Contoh Alat Ukur Ruang Lingkup Kalibrasi Fotometri

Di dalam ruang lingkup kalibrasi fotometri, terdapat beberapa alat ukur yang selalu dilakukan kalibrasi. Setidaknya berikut ini adalah beberapa alat ukurnya:

  • Kalibrasi Luxmeter
    Luxmeter sangat penting untuk di kalibrasikan mengingat alat ukur ini untuk mengukur jumlah cahaya dalam ruang atau pada permukaan kerja tertentu. Luxmeter memiliki sensor yang mengukur cahaya yang jatuh di atasnya dan memberi pengguna pembacaan iluminasi yang dapat diukur, selengkapnya ada di kalibrasi luxmeter.
  • Kalibrasi LED Meter
    LED meter yang dikalibrasi khusus untuk mengukur cahaya yang dipancarkan dari pencahayaan LED, karena itulah kalibrasi LED meter penting adanya.
  • Kalibrasi Light Meter
    Sebenarnya alat ukur yang satu ini hampir sama dengan LED meter. Kalibrasi light meter memang diperlukan, karena keakuratan pengukuran menurun seiring waktu dan pada akhirnya dapat menyebabkan kondisi di luar toleransi.
  • Kalibrasi Gloss Meter
    Gloss meter bekerja dengan mengarahkan cahaya ke permukaan dan kemudian mengukur pantulan dalam satuan kilap atau gloss unit (GU). Intensitas cahaya dan sudut yang mengenai permukaan dibakukan, dan dengan demikian harus tetap konsisten untuk menghasilkan pengukuran yang bermanfaat, kekonsistenan ini bisa dicapai dengan melakukan Kalibrasi Gloss Meter secara rutin.
  • Kalibrasi Light Box
    Jika Anda berpikir kalau alat ukurnya saja yang harus di kalibrasi, ternyata tidak juga. Di dalam ruang lingkup kalibrasi fotometri, light box yang biasanya digunakan sebagai calibrator alat ukur fotometri juga perlu dilakukan kalibrasi. Kalibrasi light box ini bisa memiliki intensitas yang sangat tinggi.
  • Kalibrasi Suhu Warna Lampu (Tipe A)
    Dalam dunia produksi lampu, biasanya industri tersebut memiliki alat ukur fotometri bernama pengukur suhu warna lampu dari berbagai tipe, salah satunya tipe A. Alat ukur ini sangat penting untuk mengetahui seberapa panas atau dinginnya dari warna lampu, Kalibrasi Suhu Warna Lampu (Tipe A) diperlukan agar pengukuran suhu selalu akurat sesuai standar pengukuran yang berlaku.

Bidang Pekerjaan yang Menggunakan Alat Ukur Fotometri

Ada sangat banyak sekali alat ukur yang ada di dalam ruang lingkup fotometri, dan beberapa contohnya sudah disebutkan tadi di atas yang memang perlu sekali untuk dilakukan kalibrasi dengan perhatian yang seksama.

Kalibrasi untuk alat ukur fotometri jadi lebih jelas jika Anda tahu beberapa pekerjaan yang menggunakan alat ukur fotometri. Umumnya, alat ukur fotometri selalu digunakan di industri pencahayaan, industri film dan fotografi, pengujian kualitas suara, dan audiologi. Tidak heran jika berbagai alat ukur ini sangat penting dalam mengukur pencahayaan yang presisi dan warna yang presisi juga.

Kesimpulan

Apakah Anda sudah jelas tentang ruang lingkup kalibrasi fotometri? Jika Anda memang memiliki salah satu dari beberapa alat ukur yang ada di atas, lebih baik Anda melakukan kalibrasi segera. Karena mungkin Anda tidak tahu apakah memang alat ukur fotometri yang Anda miliki tersebut memiliki pengukuran yang sudah presisi atau belum.